Relief presentasi
Desain logo
Kamis, 26 Juli 2018
Rabu, 25 Juli 2018
Selasa, 24 Juli 2018
ECP 2 Teknologi Wireless
PENGGUNAAN
SENSOR ULTRASONIK DAN ARDUINO UNO, RELAY SEBAGAI SAKLAR LAMPU OTOMATIS
Diajukan
Untuk Memenuhi Ujian Akhir Semester Mata Kuliah Teknologi Wireless
Disusun
oleh:
Kuncoro : 04115032
Hizkhia Yoseph Arischa : 04115029
PROGRAM
STUDI SISTEM KOMPUTER KELAS B
FALKUTAS
ILMU KOMPUTER
UNIVERSITAS
NAROTAMA
PENDAHULUAN
Pada
masa sekarang, perkembangan teknologi berjalan sangat pesat. Teknologi yang
berkembang pun dituntut semakin baik dan efisien untuk mempermudah kegiatan
sehari-hari. Teknologi berbasis MicroControler dan Sensor dapat dimanfaatkan
untuk menangani permasalahan yang ada. Salah satu nya adalah untuk mengatasi
permasalahan kelalaian saat mematikan lampu saat ruangan tersebut tidak
dipakai. Berawal dari hal tersebut kami berinisiatif membuat saklar otomatis
yang dipicu oleh cara kerja sensor ultrasonik untuk mengatasi permasalahan
tersebut.
Project yang kami buat
ini kami beri nama dengan judul “Penggunaan Sensor ultrasonic dan arduino, relay
sebagai saklar otomatis”.
Secara
umum, alat ini dikendalikan oleh sebuah perangkat Mikrokontroler Arduino Uno R3
dengan memanfaatkan cara kerja Sensor ultrasonik sehingga menghasilkan keluaran
berupa perintah untuk menyalakan sebuah lampu selama beberapa jarak tertentu.
TUJUAN
PEMBUATAN
Tujuan
utama pembuatan Project ini antara lain :
1.
Untuk memenuhi Ujian
Akhir Semester Mata Kuliah teknologi wireless.
2.
Memberikan informasi
tentang cara kerja Sensor ultrasonik
menggunakan mikro controler untuk menyalakan lampu.
ALAT
DAN BAHAN
Pada
Project kali ini, alat dan bahan yang kami gunakan antara lain :
1.
1 unit Arduino Uno R3
2. 1
unit Relay module 5v 1 channel
3. 1
unit Motion Sensor (ultrasonik)
4. 1
unit Fitting lampu
5. 1unit lampu
6. 1
unit Breadboard
7. Kabel
jumper
8.
3 meter Kabel listrik
BLOK
DIAGARAM PROJECT
CARA KERJA
Secara umum, sistem kerja dari
project ini adalah menangkap adanya halangan manusia yang ditangkap oleh sensor
ultrasonik. Kemudian Sensor meneruskannya ke mikrokontroler inputan dari sensor
ultrasonik diolah menjadi perintah untuk relay modul menyalakan lampu selama
ada jarak tertentu tergantung jarak yang telah di setting dalam source code
mikrokontoler.
Secara
spesifik, sistem kerjanya adalah sebagai berikut :
1. Sensor
ultrasonik yang akan
digunakan sebagai sumber masukan kami hubungkan dengan mikrokontoler.
2. Bila jarak lebih dari 0 maka akan mati dan bila jarak
kurang dari 80 maka lampu akan menyala.
3. Mikrokontoler
kami hubungkan dengan Relay Modul , kemudian Relay Modul kami hubungkan dengan
lampu.
4. Microcontroller
yang kami gunakan adalah Arduino Uno R3 yang telah diisi program Arduino dan
akan mengolah input data secara sedemikian rupa sehingga menghasilkan output
data yang akan menyalakan lampu.
5. Sebagai
media perantara antara Laptop dan Arduino, kami menggunakan Aplikasi IDE
Arduino.
SKEMA
HARDWARE ELEKTRONIKA PROJECT
Penjelasan
tentang sifat, fungsi, dan alasan kami memilih hardware seperti gambar skema di
atas antara lain :
1.
Sensor Ultrasonik
·
Karakteristik dari
sensor ultrasonik adalah memiliki jarak kurang lebih mencapai empat meter.
Hanya dapat menangkap adanya halangan saja, sehingga cocok digunakan untuk proyek
ini.
·
Fungsi utama dari
sensor ultrasonic dalam rangkaian ini adalah sebagai pemicu masukan komunikasi
dari gerak menjadi sinyal listrik yang akan di teruskan ke microkontroler.
2.
Relay Modul
·
Karakter dari relay
modul ini antara lain fungsi utama dari penggunaan relay modul dalam projek ini adalah sebagai saklar lampu
otomatis.
·
Alasan kami memilih
relay modul ini adalah karena kami lebih mudah dijumpai di pasaran serta cara
penggunaanya cukup mudah dan juga memiliki harga yang relative murah.
Untuk lebih jelasnya,
kami lampirkan datasheet dari setiap komponen:
1)
Sensor ultrasonic
2)
Relay modul
Features:
- 1 Channel Relay interface board,
- Each one needs 15-20mA Driver Current
- Equiped with high-current relay : DC30V 10A AC250V 10A
- Standard interface that can be controlled directly by microcontroller
- Each one needs 15-20mA Driver Current
- Equiped with high-current relay : DC30V 10A AC250V 10A
- Standard interface that can be controlled directly by microcontroller
SKEMA
SOFTWARE
Untuk
Diagram Alur / Flowchart program adalah sebagai berikut :
Untuk source code program Arduino adalah
sebagai berikut :
#include
<NewPing.h>
#define
TRIGGER_PIN 11
#define
ECHO_PIN 12
#define
MAX_DISTANCE 200
#define
near 10
#define
far 30
NewPing
sonar(TRIGGER_PIN, ECHO_PIN, MAX_DISTANCE);
int
distance=0,times=0,allow=0;
void
setup()
{
Serial.begin(9600);
pinMode(13, OUTPUT);
}
void
loop()
{
delay(500);
distance=sonar.ping_cm();
Serial.print(distance);
Serial.print("\r\n");
if(distance < near && distance
> 0 && allow==0)
{
digitalWrite(13, HIGH);
delay(500);
times++;
allow=1;
}
else if(distance > far && distance
< 80 && allow==1)
{
digitalWrite(13, LOW);
delay(500);
allow=0;
}
}
DAFTAR PUSTAKA
1.
https://www.arduino.cc/en/Tutorial/SoftwareSerialExample
2.
BI Technologies
Corporation. 4200 Bonita Place, Fullerton, CA 92835 USA, July 18,
2008
3.
http://www.tugasngoding.com/
Langganan:
Postingan (Atom)